No products in the cart.
Rp25.000
Dunia, khususnya dunia Islam, yang telah tunduk pada ideologi dan paham Barat melalui pendidikan dan Kolonialisme, sebelum negara-negara Asia dan Afrika yang lainnya, telah melakukan sebuah eksperimen berupa gagasan, konsep dan ideologi di berbagai bidang kehidupan, termasuk pemikiran keagamaan. Sebagaimana dunia juga melakukan eksperimen tersebut setelah hegemoni bangsa Eropa seperti Inggris, Prancis, Belanda, Portugal dan Italia yang mendominasi dunia setelah jatuhnya negara-negara Islam dengan kekuatan militer.
Mereka merubah semua sistem yang berlaku dan memaksakan sistem pendidikan. Di beberapa tempat (wilayah yang mereka jajah), mereka merubah aksara daerah tersebut, dan memaksa mereka untuk mengadopsi aksara Romawi. Dengan demikian, buku-buku warisan leluhur serta pemikiran mereka (penduduk yang mereka jajah) menjadi asing dan tidak dikenal (oleh generasi yang datang selepasnya). Dan merubah aksara di suatu daerah adalah jauh lebih berbahaya dari pada membakar beberapa perpustakaan. Mereka juga memaksakan sistem baru dan pendidikan baru yang menanamkan rasa superioritas (kehebatan dan kebesaran) budaya Barat dalam benak-benak mereka.
Pada masa di mana pemikiran-pemikiran Barat mendominasi setiap medan kehidupan, pemikiran Islam berada dalam posisi yang mengenaskan, sebab propaganda Barat yang begitu intensif serta serangan-serangan mereka yang begitu agresif terhadap agama, sejarah dan dunia Islam. Pemikiran Barat begitu mendominasi propaganda ini demi melawan Islam. Setelah itu lahirlah generasi-generasi pemikir dari kalangan mereka yang mengkaji dua sistem dan dua pemikiran sekaligus. Mereka akhirnya bisa mengenali sistem dan pemikiran yang mereka kaji secara lebih dekat, sehingga Allah melonggarkan dada mereka untuk menerima Islam.
Di antara tokoh-tokoh Barat yang lahir dalam lingkungan Islam dan Allah beri mereka hidayah adalah Muhammad Asad, Maryam Jamilah, Mores Bika’i, Rojyh Jarudy dan Murad Houtman. Mereka telah menyusun buku-buku yang menyangkal pemikiran-pemikiran Barat, membongkar kebusukannya dan membela pemikiran Islam.
PENERJEMAH :TIM KAJIAN PEMIKIRAN ISLAM AL-MAKTABAH
TEBAL :112 HALAMAN
PENERBIT :MAKTABATUNA




